Keberhasilan suatu desa tergantung pada keberhasilan pembangunan manusianya.Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan salah satunya diarahkan pada upaya untuk menangani persoalan stunting,deteksi dini resiko kehamilan pada ibu hamil,serta peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan dan sanitasi yang menjadi penyebab stunting.Berkaitan hal tersebut bekerjasama dengan YAPPIKA-ActionAid,Philips Indonesia dan YPSM Kab Jember serta dukungan dari Fondation Botnar,Pemerintah Desa Harjomulyo pada hari ini Jumat tanggal 09 September 2022 Jam. 08.30 Wib sd 15.30 Wib bertempat di Kantor Desa Harjomulyo menggelar Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mobile Obstetric Monitoring (MOM) Program Mutiara.
Acara dibuka oleh Bapak Kartono Kepala Desa Harjomulyo,Sebagai pemateri pada acara tersebut, oleh Ibu. Savira (Comunity Organiser YPSM),Nurul Hidayah (Program Officer),Totok Purwanto (Koordinator divisi desa YPSM),Juni Hariani Irawati (Bidan Desa Harjomulyo),Perangkat Desa yakni Eko Sugiarto (Sekretaris Desa),Nikmat (Kaur Perencanaan),Abdurrahman (Kasi Pelayanan) dan juga dihadiri oleh Sdr. Hartoyo (Ketua RDS Desa Harjomulyo).Kegiatan ini melibatkan peserta Kader Posyandu di Desa Harjomulyo sebanyak 12 orang Kader.Acara diawali dengan sambutan oleh Bpk. Totok Purwanto (Koordinator divisi desa YPSM) yang menjelaskan akan program ini bertujuan meningkatkan kesehatan ibu,anak,dan remaja di 18 desa yang tersebar di 4 Kecamatan di Kabupaten Jember.
Program ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam bidang kesehatan.Selanjutnya ucapan terima kasih dari Kepala Desa Harjomulyo di awal sambutannya kepada Tim Penyelenggara kegiatan yang sudah menggelar kegiatan pelatihan di Desa Harjomulyo,dengan demikian hasil dari kegiatan ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan kader dan masyarakat desa Harjomulyo pada umumnya.kepada semua yang ikut pelatihan untuk fokus mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir,imbuhnya di akhir sambutan beliau.
Kegiatan ini diharapkan,para Kader Posyandu dapat menjadi fasilitator dan dinamisator berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Posyandu-nya di wilayah RW masing-masing. Upaya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan di Posyandu, bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah dan para kader Posyandu saja, akan tetapi juga merupakan tugas dan tanggung jawab bersama semua pihak, yakni pemerintah dan seluruh lapisan warga masyarakat.